Jakarta, CNN Indonesia

Sopir bus Primajasa bernama Heri kebingungan lantaran harus berurusan dengan polisi menjelang Hari Raya Idulfitri. Heri panik karena harus dimintai keterangan oleh polisi usai terlibat kecelakaan beruntun di KM 58 Tol Cikampek.

Dengan spontan dia langsung menghubungi keluarganya setelah keluar dari ambulans. Kebetulan, orang yang mengangkat teleponnya adalah sang anak.

“De, hampura [maaf] Bapak ditahan di Polres Karawang. Kasih tau Mamah,” kata Heri saat ditemui wartawan CNN Indonesia Mahardhika Utama dengan suara bergetar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heri dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi peristiwa kecelakaan beruntun di KM 58 Tol Cikampek. Dia adalah salah satu korban yang selamat dari insiden nahas tersebut.

Berdasarkan beberapa rekaman, bus yang dibawa Heri berada dalam jalur yang benar. Dia mengantar tujuh penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta.

Saat membawa bus, Heri mengaku tak bisa lagi menghindar saat tiba-tiba ada Granmax oleng dari arah berlawanan, persis ke depan busnya.

Akhirnya, bus Primajasa itu pun bertabrakan dengan Granmax. Mobil itu terlempar ke bahu jalan dan bertabrakan dengan satu mobil lainnya. Sedikitnya 12 orang di dalam Grandmax meninggal dunia.

Pada hari ini, Heri telah dipulangkan usai dimintai keterangan pihak berwajib di Unit Laka Polres Karawang terkait kecelakaan maut di Tol Jakarta-Cikampek KM 58.

“Bukan dipulangkan, tapi memang sudah pulang tepatnya. Karena tidak dilakukan penahanan kemarin juga, melainkan hanya dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Kusmayadi saat dikonfirmasi, Selasa (9/4).

(yla/isn)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *