Jakarta, CNN Indonesia

Koalisi pendukung Prabowo Subianto melancarkan berbagai upaya untuk memulihkan hubungan atau rekonsiliasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Setelah beberapa waktu cuma bicara di media massa, kubu Prabowo membuat gerakan pekan ini. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Rosan Roeslani menyambangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Rosan datang sekitar pukul 10.40 WIB bersama istrinya. Namun, baru lima menit di dalam, ia sudah meninggalkan rumah Megawati.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia kembali ke rumah Megawati sekitar pukul 15.04 WIB. Rosan bertemu Megawati sekitar 1,5 jam. Saat keluar, ia tak memberikan pernyataan sama sekali kepada media massa.

Keesokan harinya, ia baru mengungkap isi pertemuan. Dia mengklaim tak ada pembicaraan politik.

“Beliau menyampaikan ini falsafah hidup, kemudian sharing cerita bagaimana beliau keliling Indonesia, ke Papua, Kalimantan, ke Maluku,” ungkap Rosan di Jakarta Selatan, Kamis (11/4) malam.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Rosan langsung menghadap Prabowo usai bertemu Mega. Namun, ia mengaku tak tahu apa isi pembicaraan Rosan dengan Prabowo.

Dasco berkata memang ada rencana pertemuan Prabowo dengan Mega. Akan tetapi, rencana itu masih terus dimatangkan.

“Ini kan kita komunikasi jalan terus. Ini MK tinggal beberapa hari lagi. Kita belum tahu apakah sesudah atau sebelum MK. Nanti tergantung hasil komunikasi,” ucap Dasco di rumahnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Lobi Lewat Puan

Wakil Ketua Umun Partai Gerindra Habiburokhman mengakui partainya memang ingin rekonsiliasi dengan PDIP pascapilpres.

Dia berkata komunikasi terus dijalin, termasuk lewat Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Menurutnya, Dasco punya hubungan baik dengan Puan.

“Kalau mau disebut-sebut second line setelah paslon, di sana ada Mbak Puan, di sini ada Pak Dasco. Pak Dasco dan Mbak Puan itu komunikasi bagus banget,” ucap Habib di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

“Karena beliau-beliau adalah petinggi dua koalisi, saya pikir akan menjadi faktor di dalam dipercepatnya rekonsiliasi ini,” ujar Habib.

Habib mengatakan semua pihak sudah move on dan ingin rekonsiliasi. Dia berkata ada juga pesan dari Presiden Jokowi kepada Prabowo untuk merangkul lawan politik setelah pemilu.

Ketua MPR Turun Tangan

Ketua MPR yang sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) sampai turun tangan mempercepat rekonsiliasi kubu Prabowo dengan PDIP.

Dia memakai jalur Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Arsjad Rasjid. Awalnya, Bamsoet menyebut Arsjad akan menemui Prabowo.

Lalu dia mengajak Arsjad hadir dalam open house di rumah Rosan kemarin. Dia mempertemukan ketua tim sukses dua kubu. Bamsoet pun mengajak Rosan dan Arsjad selfie.

“Akhirnya dua sahabat bersama kembali setelah beberapa lama berada dalam dua kubu yang berbeda. Saya berharap pertemuan keduanya bisa menjembatani dua kubu yang bertarung pada Pilpres 2024 lalu untuk bersatu dalam koalisi besar pemerintahan Presiden Prabowo,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Kamis (11/4).

Meski berbagai cara telah ditempuh barisan Prabowo, PDIP masih bergeming. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut pertemuan Mega dengan Prabowo belum akan digelar dalam waktu dekat.

“Tentu untuk Bu Mega dan Pak Prabowo, enggak ada persoalan untuk bertemu, tapi tentu saja momentum yang tepat setelah seluruh tahapan MK dan proses hukum dilakukan PDIP,” ungkap Hasto di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

(sfr/sfr)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *